Armada Armada (YDhew)

Armada

Pentingnya Album Fisik Di Era Digital

Armada yang dibentuk di tahun 2007 merupakan salah satu band yang masih konsisten sampai sekarang. Melayari blantika musik nasional lewat genre Pop Melayu, Armada memberikan sentuhan nuansa ballada pada karyanya sehingga  sukses meluluhkan hati penggemarnya. Beranggotakan lima orang yaitu Rizal (vokal), Radha & Mai (Gitar), Andit (Drum) dan Endra (Bass), akhirnya memasuki usia 10 tahun keberadaan mereka diindustri musik tanah air dan hingga saat ini mereka sudah menghasilkan karya sebanyak 5 album.

Band ini masih menganggap bahwa rilisan album dalam bentuk kemasan fisik masih perlu di era digital saat ini. Alasan mereka mengenai hal tersebut karena kemasan rilis dalam bentuk fisik mempunyai nilai historis dalam setiap albumnya. Di album terbarunya yang bertajuk “Maju Terus Pantang Mundur”, menandakan perjalanan karir mereka yang tak mungkin mundur kebelakang, tetapi kami harus tetap maju untuk berkarya sampai tua nanti.

“Buat kami yang hidup di era tahun 90-an, karya fisik berbeda dengan digital, meskipun sekarang era digital. Fisik  juga lebih berbeda dibandingkan rilis dengan digital saja. Album dalam format fisik masih perlu buat kami”, ujar Rizal yang ditemui di KFC Kemang (28/7) lalu.

Namun Armada juga tak menampik bahwa karya dalam bentuk digital juga sama pentingnya. Pentingnya digital bagi mereka dibuktikan dengan kesuksesan single mereka yang berjudul ‘Asal Kau Bahagia’ yang dirilis dalam bentuk format digital dikanal You Tube. Sejak dirilis, video single-nya tersebut Armada berhasil meraih jumlah penonton sebanyak 127 juta viewers dalam waktu 4 bulan.

02 Rizal Armada YDhewRizal Armada (YDhew)

Band yang pada  awalnya bernama Kertas ini, memulai kiprahnya lewat album perdana “Kekasih Yang Tak Dianggap”, namun kurang sukses dipasaran. Kemudian di tahun 2008 nama Kertas pun dirubah menjadi Armada, dan merilis album pertama bertajuk “Balas Dendam” yang meluncurkan tunggalan jagoan   ‘Gagal Bercinta’. Dari single tersebut akhirnya band ini mulai terdengar kiprahnya  di industri musik tanah air.

Sukses dengan abum pertamanya, Armada merilis album keduanya “Hal Terbesar” di tahun 2009. Lewat singlenya ‘Mau DIbawa Kemana’ dan ‘Buka Hatimu’ yang berhasil membawa Armada kepuncak sukses dan  pantas disejajarkan dengan band-band yang ada kala itu. Lagu pop dibalut melayu dengan komposisi ballada ternyata sangat cocok di telinga orang  Indonesia.

Dua dari empat album mereka “Satu Hati Sejuta Cinta” (2012) dan “Pagi Pulang Pagi” (2014) mendapat predikat multi platinum karena penjualan CD-nya melebihi 100.000 keping per albumnya. Pencapaian ini memerlukan waktu yang tidak sebentar. Sebagai band yang memulai semuanya dari bawah, pengalaman suka dukapun mereka alami. Hasil kerja keras dan cucuran peluh dan air matapun akhirnya bisa berbuah manis.

03 Armada YDhewArmada (YDhew)

Isi syair dan lagu dari Armada banyak bersifat personal. Hampir semuanya merupakan pengalaman pribadi masing-masing personilnya ataupun pengalaman orang disekelilingnya. Setiap judul yang ada di albumya merupakan sisipan dari berbagai pengalaman yang pernah mereka hadapi. “Semuanya itu bisa dituangkan dalam bentuk fisik album. Karena musisi tetap harus punya bukti karya mereka dalam bentuk fisik”, tutup mereka./ YDhew

04 Rizal Armada YDhewRizal Armada (YDhew)

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found