Steven Coconutreez T-Penk Steven Coconutreez (foto: Teza)

Steven Coconutreez

Reuni yang Berjalan Manis

Setelah delapan tahun menghilang dari industri musik nasional, belum lama ini keempat punggawa Steven Coconutreez dipersatukan kembali di atas panggung dalam event Synchronize Fest 2017 yang berlangsung di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta pada Sabtu (7/10) kemarin. Panggung Lake Stage menjadi saksi jika magnet grup reggae yang diawaki oleh Tpenk, Rival, Iwan dan Tege masih cukup kuat untuk  menyedot kedatangan massa yang penasaran yang tak ingin melewatkan momen langka ini.

Tanpa basa-basi, salah satu pionir reggae asal Jakarta itu langsung menyapa kerinduan penggemarnya pada hit ‘Long Time No See’. Sebuah lagu yang konteks liriknya dapat merepresentasikan kebahagiaan Coconuttreez dapat bersua kembali dengan para penggemarnya, seraya melanjutkan ajakan menari dengan ’Holiday’, ’Horny Horny’ dan ’Burning With My Fire’.

Malam itu, mereka berhasil membagi porsi tugas dengan baik. Suara Tpenk yang terdengar khas tiada dua, cabikan bass Pallo yang dansakan massa, lengkingan gitar Tege sesekali keluar memekakan telinga, dan dilain sisi ia berperan vital menjaga tempo musik. Lalu aksi individu yang dapat mencengangkan mata mampu dilakoni tak kalah baik oleh Iwano. Meskipun telah lama tak tampil bersama, para punggawanya justru tak nampak gugup ditonton ribuan pasang mata. Enerji musik mereka berjalan dengan baik meski tampil minus Aray (gitar) dan Gocay (drum).

02 Pallo Steven Coconutreez TezaPallo_Steven Coconutreez (foto: Teza)

"Berikutnya, kami akan memainkan lagu favorit dari almarhum Opa Teddy ’Lagu Badai'" ucap Tpenk, diselingi aksi menawan solo jimbe yang ditabuh Iwan. Pada track tersebut, mereka tampil dengan format akustik yang berlanjut saat menggulirkan tembang ’Kembali’, strategi tersebut terbukti ampuh membius penonton yang kegirangan bernyanyi sangat kompak.

Tak luput dari momen istimewa, ’Bebas Merdeka’ pun mengudara beserta ’Welcome to My Paradise’ dan makin saja membuat Lake Stage tambah bergelora dengan penonton yang klimaks menari enjoy menikmati irama musik yang terkenal lahir dari tanah Jamaika itu. Sebagai closing party, Coconutreez  hadirkan ’Lagu Pantai’ yang membuat mayoritas penonton tambah berjingkrakan dalam menghayati lagu milik Imanez itu.

"Lagi.. Lagi.. satu lagu lagi dong, saya datang dari Makassar, khusus untuk nonton reunian ini," teriak seorang penonton yang meminta personil Coconuttreez kembali menghiburnya dan membatalkan rencana cabut dari panggung.

‘Sunset’ pun tersaji dengan indah di Lake Stage, Synchronize Fest II. Sebagai lagu penutup, nomor yang keluar pada album kedua itu membuat seakan party tak seharusnya usai dengan cepat. Bahkan hingga diberikan bonus lagu pun, penonton tidak henti meminta encore.

03 Iwan Steven Coconutreez TezaIwan_Steven Coconutreez (foto: Teza)

Impresifnya penampilan Coconut malam itu, turut dibantu juga dengan kehadiran beberapa additional player,  diantaranya 3 pemain alat tiup trumpet-saxophone, backing vocal serta posisi drum. Pemilihan songlist dari album pertama-kedua, sangat tepat. Terbukti banyak penonton yang sangat fasih bernyanyi kala songlist di atas digeber tuntas.

Yang masih menjadi teka-teki,  apakah kebersamaan mereka hanya project satu malam saja atau justru akan berlanjut hingga melahirkan progres album baru? Tetap nantikan kabarnya hanya di NewsMusik/ Teza

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found