Jumpa Kawan Lama

Mesin Waktu Itu Bernama JKL

Bicara musik tahun 60 dan 70-an adalah membicarakan masa penting perkembangan musik popular tanah air. Tak bisa juga dipungkiri, ini merupakan benang merah dari munculnya band – band pesta yang menjamur sampai menjadi super group sekelas Gipsy, Koes Plus, Panbers, D’lloyd, Rollies dan lain-lainnya.

Bagaimana dengan musik rock sendiri? Rock bergerak lewat jalannya sendiri. Sejarah juga membuktikan kalau rock cukup memberikan pengaruh nyata bagi perkembangan musik Indonesia di masa-masa sesudahnya, bahkan sampai saat ini.

Mengingat dan mengabarkan masa-masa tersebut, sengaja saya dan kawan-kawan  menciptakan sebuah event bertajuk “Jumpa Kawan Lama” atau lebih pop dengan sebutan “JKL”. Ini adalah sebuah acara kumpul-kumpul musisi era 60 & 70an, dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 1993, 1994 dan 1995. Sayangnya kegiatan ini terhenti dan baru digulirkan lagi 21 tahun kemudian pada tahun 2016 diadakanlah JKL ke 4 kalinya.

JKL sendiri adalah reuni dan pesta musik era generasi bunga. Pesta musik yang selalu digadang-gadang menjadi sebuah acara yang cukup meriah. Hal ini dibuktikan pada gelaran JKL 2016 yang diselenggarakan di Kemang Village silam, yang sempat menjadi pembicaraan khalayak ramai. Bayangkan saja, pesta ini berhasil mengumpulkan seribuan penonton yang didominasi oleh para generasi bunga dan larut  satu sama lainnya.

Untuk penampilnya? Jangan pernah tanyakan semangat dari para singa panggung seperti Freedom Of Oyeck, Flower Poetmen, Noor Bersaudara, De Hips, The Minstrels, Fancy Jr, Gipsy, ataupun Bigman Robinson. Kami semua lebur jadi satu dan berusaha menunjukkan musikalitas terbaik di atas panggung. Ibarat mesin waktu, pesta JKL 2016 silam telah melemparkan kami ke masa lalu di saat jiwa masih menggelora.

Begitulah, kesuksesan acara tersebut, mau tak mau akhirnya mengusik jiwa kami sebagai individu yang terlibat langsung dalam era tersebut untuk terus menggelar acara ini. JKL sebagai big event akan terus bergulir menjadi acara tahunan rutin, yang akan merangkul semua band-band lawas dan menampilkannya di atas panggung. Dalam skala kecil, JKL tetap diadakan per periode dalam setahun.

Disini, dalam kemeriahan JKL, sebenarnya kami hanya menjaga semangat, persahabatan dan kenangan masa lalu, sambil mencoba tetap bergembira dalam balutan musik yang menyatukan...

 

Salam JKL,

 

Maxi Gunawan
Founder Jumpa Kawan Lama

Share this article