God Bless God Bless (Istimewa)

God Bless

Musik Rock Protes Gaya God Bless

Saat mempersiapkan album perdananya, God Bless berusaha untuk tampil beda dan punya warna tersendiri. Achmad Albar selaku vokalis tidak mau hasil rekamannya nanti, seperti grup-grup rock yang merlis album, tapi hasilnya sangat mengecewakan "Mereka terllihat garang dipanggung. Tapi setelah masuk studio rekaman hasilnya malah nge-pop," kata Albar tanpa menyebut grup yang dimaksud.

Berikut ini sebuah lirik lagu yang direkam pada album perdana God Bless dengan warna rock yang diinginkan."Saya tidak mau bikin lagu dengan lirik- lirik yang standard, karena itu bisa menunjukan bagus tidaknya sebuah lagu,"Albar menandsakan.

Pahlawan berkata dengan air mata
Perjuanganku terbuang percuma
Judi, narkotik merajarela
Segala derita dimana-mana

Ibu tertawa bagaikan orang gila
Anak dijual sangat murahnya
Harga diri dibuang, asalkan harta
Kapitalis bergembira

Wahai bapak pemimpin yang bijaksana
Ajak rakyatmu untuk berkarya
Perhatikan generasi kaum muda
Semangat 45 kami percaya

Mereka lupa Tuhan ada
Setan tertawa berpesta pora
Membawa lagu ia berkata
Tambah kawan masuk neraka.....

Lagu yang bertajuk ‘Setan Tertawa’ menjadi tema lagu pembuka album perdana God Bless. Sebagai konsep lagu rock protes, bahwa pada dasarnya musik rock merupakan cermin dan pemberontakan musisi-musisi rock sejagat raya. "Saya ingin terbebas dari pengaruh cukong atau produser rekaman yang kebanyakan ikut mengatur. Buat saya ini sangat penting untuk keberhasilan album itu sendiri," tegas Albar

Ada 11 lagu yang direkam God Bless untuk pertamanya di tahun 1976, semuanya berbahasa Indonesia. Selama ini kita ketahui kalau God Bless tak pernah membawakan lagu-lagu  ciptaannya sendiri. "Dari 11 lagu hanya 7 lagu baru. Sisanya merupakan lagu yang pernah mengisi film "Semalam di Malaysia" karya Donny Gagola, serta "Huma Diatas Bukit" yang menjadi ilustrasi film "Laila Majenun",” jelas Albar.

02 God Bless IstimewaGod Bless (Istimewa)

Lagu-lagu God Bless lebih banyak dibuat Albar, kemudian musiknya digarap bersama Ian Antono, Donny Gagola dan Jockie S. Prosesnya melalui rekaman musik dasar di studio Tri Angkasa dengan memakai 5 track dan 3 track untuk vokal, serta 5 track lainnya untuk string, keyboard, dan lain lain. Prosenya pun cukup panjang sampai 3 minggu. "Cukup lama memang, itu kami butuhkan untuk memberikan hasil rekaman yang sesuai dengan keinginan kami. ".

Yoyong selaku Road Manager God Bless menata proses rekaman dengan cermat. Ia meletakan Ian Antono sebagai pengisi melody dan rhythm, dibant Donny pada bass, Jockie memperkarya dengan keyboard dibantu Teddy Sudjaya. Sedangkan Albar memberi aba aba  dari ruang operator dengan bantuan teknisi Alex Kumara yang mengatur balancing. Ada juga Yongli dan Teten.

Setelah musik dasar selesai direkam, barulah Albar bernyanyi lantang diiringi suara latar Ian dan Donny. Urusan tidak selesai sampai disitu, karena rekaman baru setengah matang. Giliran Ian Antono, Donny Gagola dan Jockie S yang merampungkannya dengan menambahkan melody dan string yang dihasilkan lewat gitar, keyboard, piano dan mini moog.

Albar dan kawan kawan boleh berbangga bahwa kerja keras God Bless dalam merekam album perdana cuma memakan waktu satu bulan. Ditambah finishing selama 10 hari untuk mengisim kekurangannya."Tanpa kerja sama antara musisi serta operator studio, serta peranan Yoyong yang tegas mengatur kami. Akhirnya album perdana God Bless bisa dirilis sesuai jadwal".

03 God Bless IstimewaGod Bless (Istimewa)

Rock Protes Tentang Groupies

Albar juga bercerita lewat lagu ‘Gadis Binal’. "Sebagai rocker, kehidupan dunia panggung tak lepas dari urusan perempuan dalam hal ini para groupies. Disini saya mencoba membuka mata tentang perempuan-perempuan liar tersebut, Bahwa kehadiran mereka bukan cuma di blantika musik, mereka bukan sekedar menyantroni anak band saja. Mereka juga diam-diam  menggerayangi para pejabat, pengusaha dan seniman. Coba simak liriknya”:

Bagaikan seekor kuda yang liar
Kau lepaskan pelana
Bebas tiada beban kau usaha
Mencari mangsa

Apakah yang kau cari
Sekedar laki-kaki
Untuk nafsu birahi....

Achmad Albar menandaskan bahwa God Bless ingin tampil beda. "Kami tak ingin mengecewakan penggemar musik rock Indonesia gara-gara God Bless muncul dengan rekaman yang setali tiga uang. Kami sengaja tidak terburu-buru merilis album, Sekalipun God Bless sudah berkiprah hampir 4 tahun dan baru sekarang bikin album perdana. Saya berharap album kami bisa diterima dan disukai"./ diambil dari majalah Aktuil dan dikumpulkan oleh Ahmad Rizal/ Buyunk (Red)

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found