Death Distortion Death Distortion (foto: Istimewa)

Death Distortion

Segera Garap Video Klip Ketiga

Memang tak banyak lagi band beraliran metal berkualitas bagus beredar di pasar musik tanah air. Faktor industri musik yang tengah lesu, minat pasar musik keras yang terbatas pada kalangan tertentu menjadi alasan utama lesunya genre ini. Menjadi sedikit berbeda mungkin dengan band beraliran modern metal bernama Death Distortion.

Mereka masih memiliki semangat dan sikap optimisme yang tinggi terhadap karya mereka. Boleh dibilang, Death Distortion adalah salah satu band metal papan atas yang sangat aktif di musik Indonesia dewasa ini, terutama sejak merilis album perdana mereka 'Reinkarnasi' tahun lalu.

Band yang berdiri sejak 2015 lalu ini bukanlah band hijau. Meskipun baru band ini diisi oleh sebahagian besar adalah muka-muka lama yang telah malang melintang di ranah musik cadas Tanah Air. Hanya Rian Dani, drummer berumur 15 tahun asal Papua yang masih terbilang paling belia. Namun jangan tanya prestasinya, tak heran jika Trison, Didiek, Ega, maupun Wawan, akhirnya makin termotivasi sejak adanya Rian dalam grup ini.

"Kita sudah cukup punya pengalaman di musik rock sebelumnya. Itulah yang kita terapkan di grup ini. Kecuali, Rian yang jadi personel paling muda tapi punya skill yang bagus sekali. Permainannya sudah seperti para senior," papar Trison.

Band yang digawangi oleh Trison Manurung, Rian Dani, Wawan Cher, Ega Liong, Didiek Orange ini kini tengah mempersiapkan diri untuk produksi video klip ketiga mereka yang diambil dari album perdananya.

02 Death Distortion IstimewaDeath Distortion (foto: Istimewa)

"Rencana dalam waktu dekat ini kita bikin video klip lagu kita yang ketiga, dari album Reinkarnasi, judulnya 'Terbang Bersama Garuda'. Rencana harus selesai tahun ini juga," kata Trison di Van Studio, Jakarta, baru-baru ini.

Balik lagi keawal, optimisme Death Distortion merentang karier mereka di musik lewat genre modern metal memang layak diacungi jempol. “Sejak awal dibangun, Death Distortion memang punya passion mengembangkan musik metal, tapi lebih modern. Ini kami sebut Modern Metal. Musik metal tapi dengan warna kekinian," ungkap Trison.

Death Distortion awalnya terbentuk melalui event bertajuk Indonesian Rock Collaboration (IRC) di Jakarta, beberapa waktu lalu, menampilkan pentas musik rock yang mengkolaborasikan beberapa musisi rock senior dan junior dalam satu panggung. Akhirnya, kolaborasi dan formasi yang terbentuk tersebut pun dipertahankan. Lalu, dimunculkan kembali pada ajang Indonesian Rock Collaboration (IRC) 2 yang digelar di Bandung, Desember 2015 silam.

Kala itu, Death Distortion baru memperkenalkan dua lagu hits berjudul 'Reinkarnasi' dan 'Death Distortion'. Tahun 2016, Death Distortion sukses merilis album perdana mereka yang berisi 10 lagu, di antaranya 'Reinkarnasi', 'Hasrat', 'Terbang Bersama Garuda', 'Death Distortion', 'Corruption', dan 'Residivis'.

Baiklah, kita tunggu saja Death Distortion dengan video klip terbarunya. Semoga semangat dan upaya yang mereka lakukan dapat menuai hasil terbaik dan mengembalikan kejayaan musik metal di tanah air./ Ibonk

03 Death Distortion IstimewaDeath Distortion (foto: Istimewa)

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found