Obin The Flops feat. Berry "Saint Loco" (Ibonk)

Obin The Flops

Warna dan Semangat Reggae Terbarukan

Mengusung genre musik beraliran reggae adalah sebuah kebanggaan sendiri bagi setiap individu yang ada di Obin The Flops (OTF). Bagaimana tidak, sejak berdiri pada 2010 silam, Obin The Flops seakan tidak putus akal hanya memainkan musik reggae yang biasa-biasa saja. Mereka dengan berani malah membuka diri untuk memasukkan berbagai macam unsur  musik lainnya, seperti hip metal, ska ataupun blues.

Di pertengahan tahun ini, pasukan reggae ini berhasil meluncurkan single perdana mereka yang berjudul ‘Pasti-Pasti Aja’. Ini murni ciptaan Obin, dan mereka menggandeng Berry "Saint Loco" salah satu musisi Hip Rock Indonesia untuk memberikan warna lain dalam lagu tersebut. Sebuah langkah berani karena lumayan menantang arus.

OTF saat ini digawangi oleh Obin (bass/ vokal), Joshua (vokal), Mike (DJ), dan Chris (gitar). Khusus single ‘Pasti-Pasti Aja’ yang diluncurkan dalam versi rekaman ini, masih dilantunkan oleh almarhum Choky, vokalis terdahulu group ini.

Obin mengungkapkan bahwa ini adalah bentuk penghormatan mereka kepada almarhum Choky, karena hampir 85% album Obin The Flops sudah digarap bersama Choky kala itu (3 tahun lalu). “Ketika Choky meninggal, saya sempat patah semangat buat merampungkan album ini. Namun saya berterima kasih, karena banyak teman-teman yang mendukung, seperti Mike (DJ) yang kini jadi personel sekaligus Eksekutif Produser, Nico Veryandi sebagai arranger juga bertindak sebagai produser,” ungkap Obin, pada saat temu media di SiNi Records, Kemang, Jakarta, Jumat (16/6).

02 Obin The Flops IbonkObin The Flops (Ibonk)

Kolaborasi OTF dan Berry “Saint Loco” dalam single ini sedikit banyak menjadikan musik mereka sedikit bergaya hip dengan rap core dalam komposisi reggae yang unik. Ditambah lagi sentuhan Mike sebagai DJ memberi warna tersendiri. “Dalam prosesnya tidak ada yang sulit, chemistry langsung dapet. Karena saya juga menyukai musik reggae dan asyik saja bisa ikut memberikan kontribusi di part-part tertentu,” terang Berry.

Semangat serupa dan optimis juga ditunjukkan oleh Nico Veryandi selaku produser kala menjawab pertanyaan NewsMusik, “OTF sendiri adalah sebuah produk yang beda, boleh dikatakan melawan arus. Ini sebuah keuntungan, karena semua akan melihat. OTF berbeda dari band-band reggae yang ada. Band reggae yang berani memasukkan unsur baru dalam karyanya. Soal keberhasilan lebih kepada unsur keberuntungan saja, tapi secara produk OTF menjanjikan. Urusan laku atau tidak, kita lihat saja,” ujar Nico.

Saat inipun sebenarnya OTF tengah mengumpulkan materi lagu untuk album kedua. Album kedua nantinya murni akan diisi oleh personil yang ada pada saat ini. Diluar OTF, mereka  bukanlah orang-orang baru, semua personel telah malang melintang sebagai musisi additional di sejumlah band reggae Indonesia.

03 Obin The Flops and Producer IbonkObin The Flops and Producer (Ibonk)

Diluar ini semua, beban terberat tentunya ada dipunggung Joshua sebagai frontman yang menggantikan posisi almarhum Choky. Ia mengakui bahwa karakter suara yang ia miliki berbeda. “Sebisa mungkin harus tampil sesuai karakter gua sendiri, Almarhum memang panutan gua, seperti caranya merangkul fans saat live, dan performed doi itu nggak pernah basi. Kalo bisa, ya gua harus lebih”, jujur Joshua.

OTF memang memiliki harapan agar musik reggae dapat dinikmati semua kalangan, tidak hanya dijadikan sekedar trend musik saja. Sebuah fakta cukup baik bahwa  beberapa tahun belakangan ini, musik reggae sudah berkembang cukup pesat. Makin banyak diminati oleh para orang muda Jakarta. Bravo Obin The Flops..../ Ibonk

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found