Java Jive Java Jive bersama , Fariz RM & Titiek Puspa (Foto: Nad)

Java Jive

Rilis  Lagu Lawas ‘Dansa Yo Dansa’

Di usianya yang menginjak 25 tahun, Java Jive, band asal kota Bandung kembali berkarya dengan merilis single terbaru yang bertajuk ‘Dansa Yo Dansa’. Band yang digawangi oleh Capung (gitar), Dany Spreet (Vocal), Edwin Saleh (Drums), Faturachman (Vocal), Noey Jeje (Bass) & Tonny Ellyson (Keyboards) ini telah merilis 8 album dan beberapa single selama berkiprah di industri musik Indonesia.

Lagu Dansa Yo Dansa merupakan ciptaan legenda musik Indonesia Titiek Puspa yang saat ini sudah berusia 80 tahun. Lagu yang dipopulerkan oleh The Rollies kemudian di cover ulang  dan dinyanyikan kembali oleh Java Jive dan menjadi single terbarunya saat ini.

Ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (4/12) lalu, Java Jive menceritakan alasan mereka menyanyikan ulang lagu tersebut. “Kami selama ini selalu menulis lagu yang bertema percintaan atau sejenisnya, belum punya hits yang upbeat, jujur kita merasa kesulitan membuat lagu seperti itu. Sekaligus juga kita ingin mengapresiasi dan mengabadikan lagu tersebut selama 30 tahun ke depan untuk generasi berikutnya,” tutur Dany Spreet.

Lagu karangan Titiek Puspa ini sudah dinikmati hampir 30 tahun lalu, namun sampai sekarang masih enak untuk didengar. Tak hanya mengaransemen ulang lagu ini, Java Jive pun mengajak seorang musisis kondang tanah air yang baru-baru ini mendapat penghargaan “Lifetime Achievement AMI Award 2017”, Fariz RM.

02 Titiek Puspa Fatur Nad

Titiek Puspa & Fatur (Foto: Nad)

Fariz RM yang sekaligus juga merupakan musisi yang merupakan idola Java Jive dan juga musisi yang menginspirasi karya-karya dari group band ini. Ditemui di tempat yang sama, Fariz RM mengatakan  bahwa dirinya sangat mendukung hal ini, menurutnya semangat seperti ini yang mungkin sangat di perlukan di industri musik Indonesia saat ini.

“Coba lihat WR. Supratman, dulu beliau merupakan pejuang anti ras dan anti kolonialisme dengan lagu-lagunya dan band yang dibentuknya, sejauh itu sudah ada yang seperti itu. Tapi mungkin yang perlu dikedepankan adalah bahwa seniman belum diakui di bidang negara dan mungkin perjuangan-perjuangan seperti inilah yang bisa lebih berarti saat ini. Dalam kolaborasi seperti ini, lintas generasi merupakan suatu pembuktian yang bagus untuk mendorong dalam merubah keadaaan bahwa seniman merupakan salah satu bagian dari negara,“  tutur Fariz panjang lebar.

Ia juga berkomentar terhadap kolaborasi seperti ini, yang menunjukkan pemusik bukan hanya memikirkan karyanya sendiri tetapi juga melihat hubungan dimana musisi berada dan berperan. “Saya selalu percaya regenerasi, saya selalu percaya dengan lintas generasi, Pemusik menyuarakan pikiran dan hatinya. Makin berarti ketika pikiran dan lintas antar generaai bisa bersatu dalam karya.  Itu luar biasa, bersyukur saya masih ada di tengah2,” ujarnya sambil tertawa.

Di lagu ini Fariz RM mengisi beberapa part vocal dan keyboard sehingga lagu ‘Dansa Yo Dansa’ menjadi lebih berwarna dan menjadi lagu yang danceable namun tidak merubah ciri khas musik Java Jive. “Kita tidak menghilangkan warna Java Jive, dan tetap mengakomodir musik-musik yang menjadi musik awal tumbuh kita di tahun 80an. Terasa sekali singkup-singkupnya. Kalau yang musikal pasti tahu, musik ini era kapan dan musik ini Java Jive atau bukan,” ujar Fatur.

03 Titiek Puspa Nad

Titiek Puspa (Foto: Nad)

Titiek Puspa sebagai pencipta lagu merasa sangat bahagia lagunya menjadi single terbaru darri band yang di gandrungi di era tahun 80-an ini. “Jadi saya tidak tahu belakangan ini diberi kebahagiaan yang luar biasa. Saya melihat musisi di Indonesia itu sangat luar biasa dari yang paling kecil sampai anak-anak, saya bangga sekali bahwa Tuhan memberikan karunianya sence of art untuk anak-anak bangsa Indonesia. Itu sangat luar biasa, saya sangat hormat dan saya sangat bangga”, ungkapnya
   
Java jive menuturkan bahwa lagu ini diluar ekspektasi mereka, dimana lintas generasi dan kolaborasi bisa dilakukani. Pernah mengalami  naik turun sebagai band yang digadrungi anak muda kala itu dan sempat mengalami star syndrome. Momen ini menjadi saat yang tepat buat mereka untuk menikmati kembali masa-masa mereka dahulu sekaligus.

Selain peluncuran kali ini Java Jive juga akan menyelenggarakan konser 9 Desember 2017 nanti yang bertajuk “An Intimate Night With Java Jive”. Acara yang diselenggarakan di Titan Center, Bintaro ini sekaligus merilis sigle terbarunya ‘Dansa Yo Dansa’./ Nad

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found