OM Pengantar Minum Racun Personil lengkap OM. Pengantar Minum Racun (Foto: Istimewa)

OM Pengantar Minum Racun

Menatap Segar Lewat Manajemen Modern

Siapa yang tak kenal kumpulan pemusik satu ini, Orkes Moral Pengantar Minum Racun yang sudah berdiri sejak tahun 1977 silam. Siapa sangka orkes humor yang diisi oleh Jhonny Iskandar (Johnny Madu Mati Kutu), Boedi Padukone, Yuri Mahippal, Imma Maranaan, Ajie Cetti Bahadur Syah, dan Harri Muke Kapur masih terus tetap eksis sampai saat ini.

Orkes yang menolak tua tersebut, dipenghujung tahun 2017 ini mengadakan syukuran 40 tahun eksistensi mereka di dunia hiburan tanah air, tepatnya pada  28 Oktober 2017 silam. Walaupun tidak muda lagi, OM PMR memiliki niat untuk kembali berkarya di tahun depan dengan mengeluarkan beberapa single dan mengisi tournya di beberapa kota. Terlebih lagi mereka mengusung tema kampanye anti hoak dan lingkungan hidup.

Disamping itu, selain memang mengabarkan keinginan mereka untuk kembali berkarya secara serius, OM PMR juga mengabarkan bahwa mereka sudah beralih manajemen. Apa pasal? Diakui oleh Johhny Iskandar bahwa selama 4 tahun belakangan mereka hampir dipastikan tidak dikelola dengan baik. Baik dalam hal pengaturan acara maupun keuangan yang tidak transparan.

Awalnya mereka tidak memikirkan hal tersebut, apalagi kalau ditilik lagi kebelakang, background mereka yang murni musisi/ seniman. Masih berkesempatan menghibur dan berkarya saja sudah menjadi obat mujarab untuk tidak mempermasalahkan hal tersebut. Namun belakangan kisruh tersebut makin menjadi, dan memicu mereka hengkang mencari manajemen lain.

02 Johnny Madu Mati Kutu Ibonk

Jhonny Iskandar alias Johnny Madu Mati Kutu (Foto: Ibonk)

Akhirnya, seperti jodoh, OM PMR berlabuh ke dalam sebuah manajemen asuhan Glenn Fredly. "Kami hanya ingin lebih baik lagi ke depannya dan juga mencari suasana baru, " ungkap Boedi Padukoene di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).

Glenn sendiri tertarik untuk mengambil alih manajemen mereka karena menganggap bahwa PMR masih sangat berpotensi. Di usianya saat ini orkes ini masih mampu berkarya dan lagu-lagunya  masih mampu memikat hati anak muda zaman sekarang. Bolehlah diperhatikan, tak ada gigs mereka yang pernah sepi. Selalu ramai dipadati oleh anak-anak generasi sekarang dari berbagai macam genre, dari melayu, dangdut sampai anak rock semua berkumpul.

Lagu-lagu humor mereka seakan tak termakan oleh zaman. Semua cukup hapal single-single mereka seperti ‘Judul-judulan’, ‘Bintangku Bintangmu’, ataupun ‘Antara Cinta dan Dusta’ dan lain-lain. Belum lagi lagu-lagu terbaru ketika mereka kembali lagi setelah berhibernasi cukup lama dengan meng-cover lagu ‘Posesif’ milik Naif, ‘Topan’ dan selanjutnya lagu milik Kunto Aji ‘Terlalu Lama Sendiri’ yang diganti judul ‘Too Long To Be Alone’.
 
"Saya ingin membantu mereka dalam hal manajemennya yang dikemas secara modern dan terbuka dari sisi finance sehingga dapat terkelola dengan baik," papar Glenn. Sejumlah rencana sudah disiapkan Glenn untuk OM PMR. Mulai dari album, tur hingga buku tentang perjalanan OM PMR. / Ibonk

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found