Speaker First Speaker First (Istimewa)

Speaker First

Panggung Woodstock 2017 dan Karir Internasional

Perjalanan karier baik individu ataupun kelompok memang tidak akan pernah dapat diprediksi secara tepat. Banyak hal yang menjadi momentum sebuah keberhasilan, meskipun ujung-ujungnya faktor keberuntungan menjadi kunci akhir. Seperti yang dialami oleh band rock n roll asal Bandung, Speaker First yang kini di gawangi oleh Mahattir Alkatiry (vocal), Beny & Bony Barnaby (gitar), dan Daud (additional drum).

Saat ini mereka terlihat perkasa dengan mendapat kesempatan unjuk taring di industri musik Internasional. Sejak awal berdiri , mereka konsisten menawarkaan ruh rock n roll dalam karyanya sehingga menjadi pilihan alternatif dan dibawakan sesuai ciri mereka. Seperti yang kerap didengungkan, bahwa lesunya industri musik di tanah air akan sangat mempengaruhi band-band yang mempunyai idealisme baik dalam performing atau lagu-lagunya agak sulit dicerna. Apalagi jika harus bersaing dengan band yang lebih dahulu eksis, makin beratlah tantangan yang harus mereka jalani.

Band ini awalnya di bentuk tahun 2003 lewat formasi Reda (vokal), Bony & Beny (gitar, vokal), Sandy (bass) serta Anton (drum). Seiiring perjalanan waktu group band ini tiba-tiba harus kehilangan oleh sang vokalis yang memutuskan mundur. Tapi akhirnya terselamatkan dengan hadirnya Atiir yang datang membawa warna baru bagi band mereka dengan karakter vokal yang khas. Sebelum pergantian vokalis tersebut,  band ini sempat membuat album perdana di tahun 2004 di bawah label Sony Music Indonesia bertajuk “Whatever You Say”.

Di tahun 2007, barulah Attir resmi menjadi vokalis di Speaker First dan menyelesaikan album “Dunia Milik Kita” (Duta Music Indonesia) serta mini album “Muda dan Berani” (Phoenix Rising, 2011). Saat itu mereka cukup mapan dan matang dengan mengusung musik berciri black musik ala James Brown serta  memasukkan nuansa era tahun 50-an. Beberapa single pun sempat mereka hasilkan seperti ‘Mr. Ego’ yag merupakan daur ulang tembang ‘Like a Rolling Stone’ milik Bob Dylan yang mengisi soundtrack film GIE.

02 Speaker First IstimewaSpeaker First (Istimewa)

Walaupun sempat membubarkan diri di tahun 2013, tercatat selama 15 tahun mereka bertahan dan akhirnya bangkit kembali. Setelah di depak dari label musik Sony Music Indonesia, di tahun 2016 silam mereka bangkit dengan mengadakan rangkaian tour di Amerika dan Inggris. Tak hanya tour, mereka juga melakukan rekaman di studio ternama, Air Studio London.

Air Studio sendiri, merupakan perusahaan rekaman bergengsi yang banyak dipakai oleh grup ternama di Inggris, seperti Pink Floyd, Coldplay, dan Oasis. Lewat rekaman tersebut, mereka menghasilkan lima buah lagu baru, seperti ‘The Anthem’ yang menjadi single pertama mereka, lalu ‘Break My Soul’, ‘Rock N Doll’, ‘If It Ain't You’, serta ‘Angel's Robe Devil's Cape’.

Jauh dari yang mereka bayangkan sebelumnya, ternyata disana mereka mendapat sambutan yang luar biasa. Pengunjung dibuat terkesima akan penampilan band yang hits dengan lagunya ‘Dunia Milik Kita’ dan berhasil mencuri perhatian pelaku industri musik Amerika dan Inggris.

Beberapa waktu lalu di tahun ini, Speaker First baru saja pulang dari rangkaian tour dan show di 7 kota di USA; San Diego, Orange Country, Los Angeles, Fresno, Napa Valey, Portland, dan Seattle dalam acara MUSEXPO 2017, di Hollywood, Los Angeles. Kabarnyapun mereka sudah teken kontrak dengan label internasional dari Amerika dan juga akan mengadakan rangkaian tour di 5 negara (Polandia, Finlandia, Scandinavia, Swedia dan Inggris) pada Agustus mendatang. Hal ini merupakan usaha dan lobbying dari Willy Hidayat sebagai manager.

03 Speaker First YDhewSpeaker First (YDhew)

“Ini merupakan kerja keras dari anak-anak Speaker First yang memang tahan banting. Juga konsep mereka dalam bermusik yang konsisten di jalur rock n roll yang memang disukai. Mudah-mudahan ini menjadi pioneer band yang ingin merentangkan karir bermusiknya di dunia internasional”, ujar Willy di Pisa Café, Kamis (13/7).

Dewi fortuna tak hanya sampai disitu saja menghampiri mereka, di tahun ini Speaker First kembali mendapat kesempatan emas tampil di salah satu festival musik bergengsi dunia yakni Woodstock Festival pada 3 Agustus 2017 mendatang. Menjadi band pertama asal Indonesia dan salah satunya di Asia yang pertama kali hadir di Woodstock Festival tanpa jalur audisi. Semua berkat karya mereka yang sempat memimpin chart didengar panitia, juga live performance mereka selama tour di US.

“Alhamdulillah kami akan main di Woodstock 2017. Sebuah anugerah dan impian bagi kami band rock umumnya. Rasa bangga dan bersyukur pastinya. Terbukti lewat musik walau berbeda bahasa, tetapi dapat melewati semua batasan wilayah, negara, ras dan sebagainya. Musik itu universal. A good song is always a good song, wherever you come from, whoever you are, it doesn’t matter, the secret is always in the song”, ujar para personil Speaker First berfilosofi./ YDhew

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found