Cassandra Cassandra (foto: YDhew)

Cassandra

Penantian Panjang untuk sebuah Album Perdana

Dulu Aglo sekarang Cassandra, bila dilihat dari namanya sekilas kita mendengarnya pasti  group band ini isinya perempuan semua. Kebayang judul telenovela Kassandra yang ditahun 90an serial ini merajai layar tv tanah air. Sosok perempuan cantik, lembut, punya kehidupan cinta bak Cinderella melayang-layang di kepala. Siapa sih Cassandra? Apa yang sudah dilakukannya di industri musik tanah air? Untuk mudahnya coba ketik saja nama Cassandra di situs You Tube, munculah lagu “Cinta Terbaik” dan barulah kita ngeh dan langsung ingat lagu tersebut.

Siapa yang tak kenal lagu ini, petikan Gitar dari Inos mendominasi awal pembukaan lagu ini, begitupun suara khas dan berkarakter dari Anna sang vokalis ditambah petikan bass dari Choki berhasil meraih jumlah viewer sebanyak 38 juta sampai saat ini sejak dirilis di tahun 2013. Tak banyak instrument musik yang mengiringi lagu ini. Dengan tema cinta yang sederhana lagu ini berhasil menarik jumlah terbanyak di You Tube. Melodi dan liriknya yang mengena, dan mewakili  kehidupan  orang banyak terutama tentu saja yang sedang kasmaran membuat lagu ini populer, namun sayangnya group band tidak banyak tersentuh oleh media sehingga gaung namanya kurang terdengar.

Berdiri pada tahun 2009, berawal dari pertemanan dan background yang sama terjun sebagai musisi café. Jam terbang dari café ke café membuat musikalitas mereka sudah tidak diragukan lagi. Sekilas kita melihatnya seperti Potret band yang formasinya terdiri dari tiga orang dengan vokalis perempuan, namun musik yang mereka mainkan kebanyakan adalah tema cinta. Ditemui dalam peluncuran albumnya yang pertama yang bertajuk “Cinta Terbaik”,  Rabu (23/8)  di kawasan Jakarta Selatan mereka menceritakan perjalanan musiknya hingga menelurkan sebuah album.

Nama Cassandra sendiri sebetulnya diambil dari nama seorang putri dari Dewa Troy yang pada saat itu digandrungi dan disukai para raja dan pria di zamannya karena kecantikannya. Filosofi itulah yang diambil band ini agar dapat disukai oleh masyarakat Indonesia dengan karya-karya mereka. Lalu digantilah nama band ini di tahun 2010 menjadi Cassandra. Sementara sebelumnya nama Aglo diambil dari kata Agro yang pada waktu itu Choki sedang tertarik pada bisnis tanaman, dikarenakan kesulitan dalam penyebutan dan terdengar aneh, maka digantilah namanya menjadi Cassandra.

02 Cassandra menerima penghargaan dari E motion Entertainment untuk karyanya yang telah dikunjungi lebih dari 55 juta viewersCassandra menerima penghargaan dari E-motion Entertainment untuk karyanya yang telah dikunjungi lebih dari 55 juta viewers

Perjalanan panjang sejak tahun 2009 dilakoni dengan mengusung genre pop balada. Seiring berjalannya waktu, perubahan visi dari para personilnya akhirnya merubah haluan dari band cafe menjadi band rekaman. Merekapun bergabung bersama dengan label E-Motion Entertainment di tahun 2010. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, ketiganya mempunyai keinginan sederhana agar karya mereka disukai orang banyak dan mengikuti jejak band idolanya Andra and The Backbone.

Kemasan dan aksi panggung yang menarik dari Andra and the Backbone membuat group band ini tetap solid untuk selalu bertiga dari awal mereka terbentuk. Jika dalam aksi panggungnya atau dalam lagu memerlukan keyboard atau drum, mereka tetap menggunakan keyboard dan drummer tambahan.

Lagu-lagu mereka yang kebanyakan didominasi tema cinta, karena tema cinta selalu menarik dan selalu ada dalam setiap kehidupan. Namun tidak menutup kemungkinan, mereka akan menghasilkan karya dengan tema lainnya, dengan  tetap mempertahankan genre pop ballada.

Sampai saat ini tercatat sudah 6 single yang dirilis di radio seluruh Indonesia. Seperti ‘Tetap Menjadi Milikmu’, ‘Cinta Terbaik’, ‘Kekasih Kedua’, ‘Cinta Dari Jauh’, ‘Bukan Cinta Palsu’, dan yang terakhir dirilis ‘Hapuskan Cintaku’. Lagu-lagu ini telah menorehkan prestasi dengan prestasi lebih dari 2 juta download NSP di seluruh Indonesia.

Delapan tahun perjalanannya di dunia musik, tidak menutup kemungkinan ada rasa bosan dan jenuh juga terkadang menghinggapi mereka. Mereka menutupinya dengan menghasilkan karya. “Kita kembalikan ke awal dibentuknya band ini, banyak perjalanan dan air mata yang kita korbankan. Untuk mengatasinya kita konsentrasi dengan berkaya dan membuat lagu. Kalau aku sendiri terkadang support beberapa artis-artis dan band lain.  Atau juga belajar mengaransemen lagu bersama dengan musisi-musisi yang lain. Kita bertiga mengatasinya dengan berkarya lebih serius”, ujar Choki.

03 Cassandra YDhewCassandra (foto: YDhew)

Album perdana ini berisi 11 lagu yang terdiri dari beberapa single mereka yang sudah dirilis ditambah dengan beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Butuh Cinta’, ‘Jadilah Pacarku’, ‘Cinta Bukan Milik Kita’, dan satu lagu dengan tema yang berbeda ‘Ibu Harus Cantik’. Lagu-lagu ini kebanyakan diciptakan oleh Choki yang diambil dari pengalaman pribadi ataupun orang-orang di sekitarnya.

“Perjalanan yang panjang memang terkadang timbul rasa jenuh, dan bertanya-tanya kapan album kita dirilis. Namun karena kita mempunyai kecintaan dan memang background-nya dari musik hal itu tidak menjadi kendala yang terlalu besar. Dan juga dengan mengasah kemampuan di dunia musik”, tutur Anna menambahkan.

Album ini merupakan harapan, impian dan cita-cita yang terwujud dari mereka yang ditempuh dengan penantian panjang hampir selama 7 tahun, suatu pencapaian yang tidak bisa diucapkan dengan kata-kata, ujar mereka kompak.  Album ini diharapkan dapat menjadi album yang diterima oleh para “Kekasih Cassandra” (sebutan untuk fans Cassandra) dan pecinta musik Indonesia pada umumnya. Tema percintaan yang menjadi trade mark band ini, kental ditampilkan di album ini.

Di dalam acara peluncuran albumnya pun mereka tampilkan rasa cinta dengan menggelar aksi sosial berupa penggalangan dana bagi salah satu anak dari fans Cassandra yang menjalani proses cangkok hati. Patut di apreasi mengingat sebagai band yang baru, mereka tak lupa untuk  berbagi kasih terhadap sesama  bersamaan dengan peluncuran albumnya.

Bagi anda yang ingin menyimak salah satu lagu yang mengangkat nama band ini, klik link dibawah ini./ YDhew.

 

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found