Betterway Foto-foto Istimewa

Betterway

Betterway dari Gangstarasta

 

Adalah “Betterway” yang merupakan tajuk album kedua dari grup musik reggae asal Jakarta, Gangstarasta. Disini terdapat 10 tracks lagu baru dan tentu memiliki nuansa yang sangat berbeda dari album terdahulu, “Unite” (2008). Wajar saja, karena pasca 7 tahun paceklik karya, mereka sempat mengalami bongkar muat personil hingga mengalami fase pergantian manajemen musik dan label.

Terlihat pada cover artwork album yang bergambarkan kompas ini, logo Gangstarasta tepat berada ditengah jantung penunjuk arah. Mungkin hal ini dapat di semiotikkan sebagai periode baru band dalam merangkai tujuan, perjalanan dan bahkan akan terdengar cukup mainstream memang di telinga, jika menelisik segi musik dan lirik yang terdapat di “Betterway “ini. Apalagi mengenai perihal sampul  hingga detail di dalamnya. Ternyata album grup reggae bisa memiliki tampilan jauh lebih mewah dari biasanya.

Pada lagu pertama, ‘3G (Goyang Gaya Gangsta)’, lagu tersebut menuturkan layaknya lagu kebangsaan atau mars wajib band. Dari hentakan musik hingga soal lirik mereka seperti mengenalkan kembali jati diri kepada khalayak, selamat datang di era Betterway.  Track kedua, ‘Don’t Go Away’, terdengar cukup sejuk di telinga. Esensi bermusiknya fresh seperti mendengar Big Mountain di ‘Caribbean Blue’. Gangstarasta berhasil mempertahankan lirik Inggris pada lagu ini dan sangat tepat keputusannya menggaet Jimmy Tobing yang bermain saxophone pada lagu tersebut.

‘Herman Jansen’, memiliki kekuatan pada isi utuh liriknya, sangat nyata dengan kondisi yang ada di Indonesia saat ini. Tetapi, porsi musik pada track ketiga itu tergolong biasa-biasa saja.  Sajian keempat, mengambil judul ‘Jauh’ yang  bertutur soal konteks semangat hidup, seperti yang ada pada karya band reggae Indonesia pada umumnya. Karakter vokal Emil disini terdengar sangat Pop, cukup disayangkan, tetapi dari segi musikalitas boleh laah, terutama pada paduan bass dan drum yang terdengar klop.

Lain halnya dengan ‘Tetap Dihatiku’,dari awal bait lagu, drum dan bass terdengar agak kurang tos-tos an. Keluaran suara gitar sedikit mengamankan hal diatas. Track kelima ini terbagi atas beberapa scene, setelah part melody lagi-lagi masih kentara unsur pop-nya selama 10 detik, walaupun setelah itu masuk kembali ke iringan reggae.

Nah ini dia, sisi gelap reggae ternyata masih berhasil mereka pertahankan dan akhirnya keluar juga di ‘Realita’. Lagu ke enam itu cukup sukses dengan perpaduan konstan instrumen latar musiknya, yang terdengar jujur nan sederhana. ‘Reggae Disco’ merupakan salah satu hits reggae besar yang keluar di tahun 2015 ini. Sentuhan warna musik mereka di track nomor tujuh itu, bisa dinilai sangat berhasil membuat warna baru di ranah reggae Nusantara.

02 Gangstarasta TezaFoto-foto Istimewa

Gangstarasta harus siap menanggung semua konsekuensinya, atas keberhasilan karya yang cukup fenomenal di telinga para reggaeman Indonesia ini. Pada track nomor delapan ini, Gangstarasta keluar dengan pola berbeda. Bisa asik dinikmati dengan berlesehan karena  mereka kayukan dengan nuansa unplugged.

Balutan suara latar yang dinyanyikan oleh Christie Natasha membuat manis ‘Seminggu’. ‘Spirit Reggae Music’ kiranya bisa menjadi hits berikutnya. Keluar dengan kekuatan lirik yang membangun dan biasanya kerap di sukai oleh remaja reggae di tanah air ini. Meskipun track nomor sembilan itu sebenarnya memiliki chord yang hampir mirip dengan ‘Jammin’ milik Bob Marley. ‘Vision of Love’ keluar di track nomor sepuluh sekaligus menjadi penutup “Betterway”. Akustikan disini tersaji cukup apik, begitu juga dengan kejujuran pada penulisan liriknya yang makin membuat lagu ini khas.

Secara totalitas Gangstarasta keluar dengan harmoni musik yang baru. Kali ini mereka bekerjasama dengan Bahaya Records atau label musik yang juga menaungi band Souljah, Tipe-X dan masih banyak lagi. Walupun terdengar musikalitasnya kini menjadi mainstream, tetapi “Betterway” dapat memberi celah baru bagi mereka untuk kembali eksistensi di jagad hiburan reggae tanah air.

Bolehlah segera membeli album resminya ya Reggaeman…., janganlah download gratis terus, kasihan musisinya butuh 7 tahun buat proses album ini…/ Teza

Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found