Galih & Ratna Galih & Ratna (Istimewa)

Galih & Ratna

Tetap Berakhir Duka

Di era remaja tahun 80an siapa yang tak kenal Galih dan Ratna, dua sejoli yang menjadi tokoh utama dari novel berjudul “Gita Cinta Dari SMA”, dan dalam filmnya diperankan oleh Rano Karno dan Yessy Gusman. Pasangan ini sempat populer di era tersebut dan masih melekat sebagai ikon sampai sekarang. Film yang dirilis tahun 1979 ini menampilkan cerita tentang kehidupan remaja di SMA dan seluk beluk percintaan remaja.

Di tahun 2017 ini 360 Sinergy Production kembali mengangkat film tersebut ke layar lebar. Galih diperankan oleh Refal Hady dan Ratna diperankan oleh Sheryl Sheinafia dengan disutradarai oleh Lucky Kuswandi. Ceritanya sendiri merupakan remake dari film sebelumnya dibuat dengan cerita yang lebih milineal, disesuaikan dengan masa kini dengan sentuhan modern.

Diawali dengan hadirnya Ratna sebagai siswi baru disekolah SMA dimana Galih bersekolah juga disana. Ratna berasal dari keluarga berada, memiliki wajah cantik dan gaya remaja millenialis, tentunya tidak kesulitan untuk berbaur dengan temannya di sekolah.

Sejak pertama melihat Galih, Ratnapun tertarik dengan sosok Galih yang pendiam dan pintar. Galih yang lebih suka menyendiri sambil mendengarkan musik dari walkman ini membuat Ratna makin penasaran dengan sosok Galih dan mencari cara untuk bisa lebih dekat dengannya.

02 Galih dan Ratna IstimewaGalih dan Ratna (Istimewa)

Ratna yang memang berbakat dengan dunia musik makin tertarik dengan sosok Galih, dan gayungpun bersambut. Cerita cinta mereka berjalan dengan lancar, sampai akhirnya muncul konflik dikarenakan keterlibatan orang tua masing-masing. Konflik tersebut akhirnya mengharuskan mereka berpisah, dimana keduanya dituntut untuk melanjutkan study dengan pilihan masing-masing.

Blehhh... sama dengan film Galih dan Ratna sebelumnya yang memang tidak happy ending. Tetapi dibedakan lewat alur cerita dimana versi Rano Karno dan Yessy Gusman maksimal dengan adegan khas remaja kala itu. Pada versi sekarang kita hanya melihat pada sosok Galih dan Ratna dari awal sampai akhir saja, sehingga film terkesan membosankan.

Chemistry antara Sheryl dan Refal tidak sekuat pendahulunya walaupun kalau mau berbaik sangka  akting dari keduanya cukup bagus sebagai pemain baru pada industri perfilman tanah air. Editing dari film inipun dilihat kurang halus antara perpindahan dari tempat satu ke tempat lainnya.

Sedikit tertolong lewat kehadiran beberapa musisi papan atas yang mengisi lagu dari awal sampai akhir. Sebut saja antaranya Trio GAC, Rendy Pandugo, White Shoes & The Couple Company, Sore, Audrey Tapiheru dan pemeran utama film ini Sheryl Sheinafia.

Film ini juga membahas bagaimana asyiknya mendengarkan musik dengan menggunakan kaset, dan juga menampilkan fisik dari kaset beserta tape-nya yang sulit dijumpai pada era digital saat ini. Elemen musik di film ini sangat kuat dihadirkan. Penasaran ingin kembali bernostalgia dengan sosok Galih dan Ratna? Film ini siap menebar cinta di bioskop mulai tanggal 9 Maret 2017. Tapi jangan harap menemukan sosok Galih dan Ratna versi Rano & Yessi./ YDhew

 


Share this article

Leave your comments

Post comment as a guest

0 / 300 Character restriction
Your text should be in between 10-300 characters
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
  • No comments found